Motivation Letter
Halo semuanya, sebelumnya perkenalkan nama saya Geura Falletehan Sumbada, Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya Fakultas Pertanian Prodi Agroekoteknologi tahun 2020, saya dari cluster 39. Saya di sini akan bercerita bagaimana caranya untuk bisa memahami, menerima, dan menyayangi diri sendiri dalam kehidupan kita. Bagaimana caranya agar kita bisa mencintai diri kita sendiri.
Mencintai diri sendiri bukanlah suatu hal yang mudah, terlebih bagi mereka yang sering dikucilkan oleh lingkungannya. Karena orang yang dikucilkan oleh lingkungannya akan merasa tidak ada orang yang peduli kepadanya, dan bertanya-tanya untuk apa ia hidup di dunia dan akan menyalahkan dirinya sendiri. Dan akibat terburuknya mereka bisa sampai bunuh diri karena menganggap diri mereka tidak berguna dan hanya menjadi beban untuk diri sendiri dan orang sekitar.
Bahkan orang yang tampaknya baik-baik saja, bisa saja di dalam hatinya dia masih tidak mencintai dirinya sendiri. Dia tampak bahagia setiap hari sepanjang pagi menuju sore, tetapi di saat malam datang dia mulai memikirkan kekurangannya dan berpikiran terlalu berlebihan dengan apa yang dia punya, apa yang dia lakukan, dan apa yang akan terjadinya kepadanya di masa depan. Semua yang dia punya dan ia capai seakan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang ia pikirkan.
Inilah pentingnya mencintai diri sendiri, kuncinya adalah bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini. Tidak perlu membandingkan dengan orang lain, proses setiap orang berbeda-beda. Orang lain bisa sampai pada titik itu lebih dahulu karena mempunyai faktor pendukungnya masing-masing yang kita tidak tahu dan belum tentu kita mempunyai itu. Kita tidak boleh mengucilkan diri sendiri dengan membandingkan orang lain, kita juga tidak bisa untuk menuduh orang lain memakai cara yang tidak baik untuk bisa sampai di titik itu.
Hidup terkadang memang tidak adil, tetapi itu apa yang terlihat lewat mata kita. Kita belum melihat apa yang ada di masa depan, Tuhan mempunyai cara sendiri untuk memberi kita sesuatu. Kita harus berjuang untuk mendapatkan apa yang kita impikan, sebab hidup tidak akan berubah jika kita diam saja. Perjuangan itu dapat dimulai dengan mencintai diri sendiri.
Setelah kita dapat mensyukuri diri kita sendiri, kita dapat melanjutkannya dengan menghapus pikiran-pikiran negatif yang tidak seharusnya kita pikirkan. Kita harus bisa berpikir dengan tenang, menimbang-nimbang apa yang diperlukan dan apa yang tidak diperlukan. Karena beberapa hal sebenarnya hanyalah ketakutan yang diciptakan oleh diri kita sendiri. Tidak memikirkannya tidak akan mengubah hidup kita.
Orang sekitar juga memiliki pengaruh yang besar untuk memengaruhi diri kita. Jika kita berada dalam lingkungan pertemanan yang selalu merendahkan bahkan tidak senang jika kita akan berkembang, lebih baik ditinggalkan saja daripada membawa pengaruh negatif ke dalam diri kita. Sebaliknya jika kita berada dalam lingkungan pertemanan yang positif, mereka akan selalu senang bahkan akan membantu agar kita berkembang menjadi lebih baik lagi.
Kita juga harus mengurangi mendengarkan omongan-omongan orang yang menjelek-jelekkan diri kita. Kita tidak boleh mengambil pikiran untuk semua komentar yang dilontarkan orang kepada kita. Tetaplah tenang, dan semuanya akan berjalan dengan semestinya. Santai saja, yang kita takutkan tak akan terjadi.
Itulah sedikit cerita saya mengenai cara mencintai diri sendiri dari pengalaman saya. Jika ada kekurangan dalam tulisan ini mohon dimaklumi, karena manusia ladangnya kesalahan. Terima kasih telah membaca sampai habis. Sampai jumpa pada tulisan saya yang lain.
Komentar
Posting Komentar